Laporan Harian Kegiatan Membaca
|
Nama : Wulan
Amalia Mustika Damayanti Kelas : XI MIA 2 |
|
Judul
buku : Matematika
Cerdas Pengarang : Moch. Surya Penerbit,
tahun terbit :
Tri Menara Indonesia Publishing, 2015 Jenis
buku :
Non Fiksi Tebal
buku : 125 halaman |
|
No. |
Bab |
Informasi Penting |
|
1. |
I |
Perkalian angka 6 sampai dengan 10
jari tangan semuanya memiliki nilai, untuk jari tangan yang terbuka memiliki
nilai puluhan, sedangkan jari tangan yang tertutup memiliki nilai satuan,
untuk mengerjakannya puluhan ditambah dengan puluhan sedangkan untuk mencari
satuannya, satuan dikalikan dengan satuan. RUMUS P + P =P S × S = S P + S = P Perkalian pada angka belasan sampai
pada ribuan, jari tangan yang dipakai hanya jari tangan yang terbuka, untuk
jari tangan yang tertutup tidak digunakan (pasif). Catatan : Perkalian angka 11 sampai dengan
15, angka 100 wajib disimpan atau harus diingat, angka 100 tersebut dari
angka puluhan 11 dikalikan dengan angka puluhan 15 (10 × 10 = 100) Pada tahap ini
perkalian 11 sampai dengan 15, masing-masing jari memiliki tingkat berhitung,
diawali dari 11,12,13,14, dan 15. Nilai pada
masing-masing jari : 1. Jari
kelingking memiliki nilai 11 2. Jari
manis memiliki nilai 12 3. Jari
tengah memiliki nilai 13 4. Jari
telujuk memiliki nilai 14 5. Jari
jempol memiliki nilai 15 |
|
2. |
II |
Cara cepat perkalian dengan rumus (1+)
penyelesaiannya dengan menyusun ke bawah atau yang biasa dipakai dalam
mengerjakan perkalian. Contoh soal : 26
× 24 = 624 Penyelesaian
dengan menyusun ke bawah atau yang biasa dipakai dalam mengerjakan perkalian. 1
6 2 4 Catatan : teknik (1+)
adasyarat dan ketentuan : 1. Bilangan
puluhan harus sama 2. Nilai
satuannya harus berjumlah 10 |
|
3. |
III |
Perkalian istimewa adalah perkalian yang
sangat luar biasa, karena cara penerapannya sangat mudah dan cepat, tergolong
perkalian istimewa terbagi dari beberapa factor diantaranya adalah : A. Keistimewaan
angka “11” 4 3 1
4 7
3 B. Keistimewaan
angka “9” C. Keistimewaan
angka “8” D. Keistimewaan
angka “6” E. Keistimewaan
angka “5” F. Keistimewaan
angka ”4, 3, 2, dan 1” |
|
4. |
IV |
Aljabar dalam melakukan penjumlahan dan
pengurangan, susu-suku yang dijumlahkan atau dikurangkan harus sejenis. Suku
yang sejenis ditandai dengan variable dan pangkat yang sama. Operasi hitungan
aljabar terbagi dalam penjumlahan dan pengurangan, perkalian, sifat
distributif perkalian, pembagian, dan perpangkatan. Operasi bentuk pemecahan aljabar terbagi
dalam penjumlahan dan pengurangan, perkalian dan pembagian, dan perpangkatan.
Di dalam perpangkatan terbagi lagi menjadi perpangkatan berbentuk aljabar
suku dua, segitiga pascal, dan
perpangkatan suku banyak. Dalam memfaktorkan suku aljabar ada pembagiannya, yaitu memfaktorkan suku, faktorisasi bentuk |
|
5. |
V |
Rumus Pythagoras jika A berada pada
sudut siku-siku, dan AB dan AC = sisi saling berpenyiku (90°) di ABC = sisi
miring (hypotenusa / sisi terpanjang). Kuadrat sisi mieing (hypotenusa) sama
dengan jumlah kuadrat sisi-sisi berpenyiku. Rumusnya adalah Triple Pythagoras adalah
bilangan-bilangan tertentu pembentuk segitiga siku-siku. Berikut adalah
beberapa bilangan triple pythagoras : a. 3,
4, 5 dan kelipatannya b. 5,
12, 13 dan kelipatannya c. 7,
24, 25 dan kelipatannya d. 8,
15, 17 dan kelipatannya Perbandingan sisi-sisi segitiga bisa
menggunakan dengan trigonometri. Pada trigonometri dikenal tiga istilah yaitu
sinus (sin), cosinus (cos), dan tangen (tan). Sin A = |
|
6. |
VI |
Pusat lingkarang terletak di O,
sedangkan OA dan OB adalah jari-jari lingkaran (simbolnya r dan R), dan AB
adalah diameter lingkaran (simbolnya d dan D). Busur lingkaran terdapat di
garis paling luar lingkaran, sedangkan
tali busur terdapat pada garis di dalam lingkaran. Tembereng adalah
daerah yang dibatasi sebuah busur dan sebuah tali busur. Juring adalah daerah
yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan sebuah busur. Keliling lingkaran rumusnya adalah |
|
7. |
VII |
Panjang rusuk total pada kubus rumusnya
adalah 12 × a, rumus panjang diagonal sisi pada kubus adalah Panjang rusuk total pada balok rumusnya
adalah Volume pada limas rumusnya adalah |
|
8. |
VIII |
Kuadrat dan perkalian kelipatan 10 dapat
dilakukan dengan mudah karena kita mengambilkan angka nolnya untuk ditambahkan
kemudian. Semua bentuk perkalian dengan satuan berjumlah 10 dapat
diselesaikan dengan mudah karena memiliki sifat istimewa. Keistimewaan
tersebut karena perkalian ini akan menghasilkan perkalian 2 buah bilangan
kelipatan 10. Dari sifat ini, maka semua kuadrat dengan satuan 5 dapat
dihitung menggunakan keistimewaan perkalian dengan satuan 10. Keunikan jumlah 10, ini tentu saja tidak
hanya monopoli kuadrat satuan 5. Jika kalian harus menghitung perkalian yang
satuannya berjumlah 10 dan puluhannya sama, maka kalian bisa menggunakan cara
yang sama seperti yang kalian lakukan pada kuadrat dengan satuan 5. Kuadrat kelipatan 10 dapat digunakan
untuk mempermudah berhitung kuadrat bilangan berapapun, caranya adalah dengan
memecah (mengubah menjadi penjumlahan atau pengurangan) bilangan kelipatan
10. |
|
9. |
IX |
Semua bilangan yang diakhiri dengan dua
angka nol dan memiliki akar kuadrat bulat, dapat dihitung dengan cara mudah,
yaitu ambil du angka dari kanan atau
belakang kemudian Tarik akar bilangan sisanya sebagai angka puluhan. Semua angka bilangan dengan dua angka
terakhirnya 25 dan memiliki akar kuadrat bulat selalu memiliki akar kuadrat
dengan satuan 5, sehingga akar kuadratnya dapat dicari dengan mudah. Jika hasil akar kuadrat bukan kelipatan
5 dan kelipatan 10, kalian dapat mencarinya dengan memperhatikan keistimewaan
perkalian 5 dan pasangan bilangan lainnya.
Pangkat 3 adalah perkalian dari tiga
buah bilangan yang sama. Pangkat tiga dilambangkan dengan angka tiga yang
posisinya naik ke atas. |
|
Komentar
terhadap isi buku |
Buku ini memberikan informasi
mempermudah dalam berhitung perkalian maupun pembagian yang sulit. Terdapat
banyak cara dan rumus berhitung cepat. Informasi yang disampaikan juga sangat
lengkap dan jelas. Buku ini juga memberikan pemahaman bagi pembaca khususnya
bagi pemula sehingga pesan yang mau diutarakan oleh pengarang tersampaikan
kepada pembaca. |
|
|
..............., 6 Oktober 2019 Mengetahui, Orang tua/Wali Guru Bahasa
Indonesia
(..........................) (Fitriyah, S.Pd) |
||
Tidak ada komentar:
Posting Komentar